Thursday, 16 April 2015

PANDUAN LENGKAP CARA BUDIDAYA ITIK

Setiap usaha ternak tentu mengharapkan hasil. Untuk memperoleh hasil yang baik, Anda harus mampu membuat hewan tersebut produktif. Itik petelur harus produktif dalam bertelur, sedagnkan itik pedaging harus produktif dalam pertumbuhan dagingnya.
  • Produktif
Mengubah pola pemeliharaan dari tradisional ke pemeliharaan intensif memang perlu sebab bagaimanapun juga kita membutuhkan peningkatan hasil. Makanan itik di sawah atau di habitatnya semakin hari semakin langka dan terbatas. Peternak dahulu memelihara itik untuk memenuhi kebutuhan telur saja. Setelah itik betina tidak bertelur lagi kemudian di afkir untuk menjadi itik potong atau pedaging. Namun lain sekarang. Karena banyak permintaan itik potong maka tidak mungkin kalau hanya mengandalkan itik aktif. Akhirnya mulailah berkembang ternak untuk itik potong.
  • Menentukan bibit
Dalam berternak itik, Anda harus memilih bibit yang baik. Ada tiga cara untuk memperoleh bibit itik yang baik, yaitu sebagai berikut:
  1. Membeli telur tetas dari induk itik yang dijamin keunggulannya.
  2. Memproduksi telur sendiri dengan memelihara induk itik pejantan dan betina.
  3. Membeli DOD (Day old duck) dari pembibitan yang sudah dikenal mutunya.
  • Calon induk yang baik
Untuk memilih bibit itik, perhatikan hal-hal berikut ini:
  1. Pertumbuhannya cepat, ukuran seragam, sehat, tidak cacat. Berat itik pejantan muda pada umur 20minggu adalah 1,6 kg, pada umur 40 minggu adalah 1,8 kg. Berat itik betina muda pada umur 20 minggu adalah 1,4 kg, pada umur 40 minggu 1,6 kg.
  2. Pertumbuhan bulunya bagus, umur 14 hari bulu sudah lengkap.
  3. Umur 5-6 bulan sudah mulai bertelur.
  4. Telur yang diproduksi 200-300 butir per tahun. Induk betina tidak produktif lagi sekitar 1,5 tahun.
  5. Angka konversi pakan, yaitu pakan yang digunakan untuk menghasilkan telur adalah 2-2,5.
  • Perawatan bibit
Perawatan bibit harus dilakukan dengan baik. Maksudnya agar nantinya diperoleh hasil yang baik pula.

- Perawatan telur
 Telur tetas yang ada bibitnya atau bisa disebut telur bibit harus diperlakukan dengan baik. Telur yang baru saja keluar dari induk betina diambil dan di bersihkan. Selanjutnya telur disimpan di tempat telur sebelum di tetaskan. Penyimpanan telur bibit sebaiknya jangan lebih dari 1 minggu karena dapat menurunkan mutu bibit.
Cara penetasan telur.

- Perawatan DOD
Bibit (DOD) yang baru saja tiba dari pembibitan hendaknya ditangani secara teknis agar tidak salah rawat. Setelah diterima, bibit ditempatkan pada kandang yang berpenghangat/ open DOD atau kandang yang bisa diberi lampu, atau kandang di tutup dengan tirai. Pemberian pakan dan minum dilakukan sesuai takaran.

-Perawatan calon induk
Calon induk itik ada dua macam, yaitu induk untuk produksi telur konsumsi dan induk untuk produksi telur tetas. Perawatan keduanya sama. Perbedaannya hanya pada induk untuk produksi telur tetas harus diberi pejantan dengan perbandingan satu jantan untuk 5-6 ekor betina. Sedangkan sistem perkawinan dikenal ada dua macam, yaitu hand mating (perkawinan itik yang dibuat oleh manusia) dan nature mating (perkawinan itik seara alami).
  •  Sarana Produksi
Sarana produksi yang dibutuhkan adalah pakan dan obat-obatan. Jenis pakan adalah starter (untuk anak itik), grower (untuk itik dara), dan layer (untuk itik dewasa). Pakan tersebut dapat dibeli di toko pakan ternak. Pakan juga dapat dibuat sendiri dengan mencari bahan pakan alternatif sesuai dengan kebutuhan gizi itik.
Untuk menghasilkan produk yang baik dan bermutu tinggi, selain harus diberi pakan yang baik, itik juga harus di jaga kesehatannya. Untuk menjaga kesehatan itik dapat dilakukan dengan obat dan supelmen. Vaksinasi yang perlu untuk itik adalah vaksin fowl cholera. Ada beberapa penyakit itik, antara lain cocccidiosis, coryza, infeksi salmonella, lumpuh dan kolera.
  • Pemeliharaan
Untuk mendapatkan hasil ternak yang baik, itik harus dipelihara dengan baik. Tanpa pemeliharaan yang baik maka produktivitas itik akan rendah.

-Pemberian pakan
Hal yang paling penting dlam memelihara itik adalah pemberian pakan. Pemberian pakan yang tepat dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi telur. Untuk memperoleh hasil yang maksimal, jenis dan cara pemberian pakan sangat berperan.
Jenis pakan
 Jenis pakan itik ada dua, yaitu pakan alami (keong, kepala udang) dan pakan konsentrat (pakan pabrik). Pakan konsentrat dapat diramu atau di susun sendiri untuk menekan biaya produksi.
Pemberian pakan itik yang berasal dari pabrik dikelompokan dalam tiga fase, yaitu fase setarter (umur 0-8 minggu), fase grower (umur 8-18 minggu), dan fase layer (umur 18-27 minggu). Pakan ketiga fase tersebut merupakan pakan jadi.
Cara Pemberian Pakan Itik
 Cara pemberian pakan itik di kandang ada yang dilakukan dengan membagi dalam empat klompok, yaitu:
  1. Umur 0-16 hari diberikan pada tempat pakan datar (tray feeder).
  2. Umur 16-21 hari diberikan dengan tray feeder dan sebaran di lantai.
  3. Umur 21 hari sampai 18 minggu disebar di lantai.
  4. Umur 18-72 minggu ada dua cara, yaitu 7 hari pertama pakan peralihan dengan memeperhatikan permulaan produksi telur sampai produksi mencapai 5%.
  5. Setelah itu pemberian pakan, pemberian minuman ikut juga dilakukan berdasarkan pada umur itik secara adlibitum (terus-menerus).
Selaim pemberian pakan, pemberian minum itik juga dilakukan berdasarkan pada umur itik, yaitu:
  1. Umur 0-7 hari, untuk 3 hari pertama air minum ditambah vitamin dan mineral.
  2. umur 7-28 hari, tempat minum di pinggir kandang dan air minum diberikan secara adlibitum (terus-menerus).
  3. Umur 28 hari-afkir, minum diberikan secara adlibitium.
  • Menjaga Kesehatan Itik
Sanitasi kandang mutlak diperlakukan dalam pemeliharaan itik. Tindakan untuk pencegahan penyakit perlu dilakukan sejak dini untuk mencegah timbulnya penyakit. Pengontrolan penyakit dilakukan setiap saat dan secara hati-hati serta menyeluruh. Catat dan tangani secara serius bila ada tanda-tanda itik kurang sehat.
Salah satu upaya mencegah timbulnya penyakit adalah program vaksinasi. Pada ternak itik dan entok, program vaksinasi adalah vaksinasi pesteurella dan cacar. Adapun cara pemberian vaksinasi adalah seperti berikut :
  1. Itik yang akan divaksin harus dalam keadaan sehat.
  2. Sebelum divakisn, berikan larutan vitamin pada itik melalui air minum untuk mengurangi cekaman sebagai akibat/dampak pemberian vaksin.
  3. Vaksinasi pasteurella dapat dilakukan pada anak itik umur 7-14 hari dengan cara suntik dibawah kulit leher atau kedalam urat daging. Sedangkan vaksin fowl pox untuk penyakit cacar diberikan pada anak itik umur 14 hari. Vaksinasi dapat diberikan melalui suntikan, air minum, atau semprotan. Vaksinasi melalui air minum sebaiknya tidak dilakukan pada itik karena untuk itu itik harus diluar agar mau minum. Bila sedang kehausan, itik akan minum dengan lahapnya, sambil membasahi badanya sehingga vaksin dalam air minum tidak semuanya masuk kedalam tubuh itik.
Selain program vaksinasi, pemberian antibiotik juga bertujuan untuk mencegah penyakit. Antibiotika adalah suatu zat yang dihsilkan oleh mikroorganisme (jadi sesuatu yang hidup) yang mempunyai bahan organisme lain. Pemberian antibiotika ada yang melalui suntikan, pakan, atau air minum.
Antibiotika mempunyai khasiat yang berbeda-beda. Ada yang ampuh terhadap penyakit jenis mikroorganisme (mempunyai sepektrum luas), tetapi ada pula yang hanya ampuh untuk beberapa jenis mikroorganisme (spektrum sempit).
Pemberian antibiotika tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Ada beberapa antibiotika yang dapat mengganggu produksi telur bila diberikan pada itik yang sedang bertelur. Sebagai contoh, chlortetracycline yang diberikan melalui pakan ( dicampur pakan) akan mengikat kalsium sehingga kalsium tidak dapat diserap untuk pembentukan krabang telur. Akibatnya, kerabang telur menjadi tipis dan produksi telur menurun. Untuk mengatasi hal tersebut, selama pengobatan (biasanya 5 hari) ternak dapat diberi tambahan makanan berupa kulit kerang setiap 2 hari sehari.
  • Paska Panen
Kegiatan paska panen yang dilakukan adalah pengawetan. Dengan pengawetan maka nilai ekonomis telur itik akan lebih lama dibanding jika tidak diawetkan. Telur yang tidak diberi perlakuan pengawetan hanya tahan selama 14 hari. Jika disimpan pada tempratur ruang bahkan akan segera membusuk.
Adapun perlakuan pengawetan terdiri dari beberapa macam, yaitu :
  1. Pengawetan dengan air hangat, merupakan pengawetan telur itik yang paling seerhana. Dengan cara ini telur itik akan dapat bertahan selama 20 hari.
  2. Pengawetan telur dengan daun jambu biji, dapat mempertahankan mutu telur selama kurang lebih 1 bulan. Telur yang telah direndam akan berubah warna menjadi kecoklatan seperti telur pindang,
  3. Pengawetan telur dengan minyak kelapa,merupakan pengawetan yang praktis. Dengan cara ini warna kulit telur dan rasanya tidak berubah.
  4. Pengawetan telur dengan natrium silikat, karena dapat menutupi pori kulit telur sehingga telur awet dan tahan lama hingga 1,5 bulan. Adapun caranya adalah dengan merendam telur dalam larutan natrium silikat 10% selama satu bulan.
  5. Pengawetan telur dengan garam dapur. Telur direndam dengan larutan garam dapur (NaCl) dengan konsentrasi 25-40% selama 3 minggu. 

Thursday, 9 April 2015

TEKNIK MEMELIHARA AYAM

Teknik memelihara ayam merupakan kegiatan yang langsung berhubungan dengan pemeliharaan ayamnya. Di sisni dibutuhkan perhatian khusu. Untuk usaha atau kegiatan ternak di halaman rumah tidak serumit usaha bersekala besar, terutama pada saat kondisi iklim tidak menguntungkan atau wabah penyakit sedang menyerang.
  • Jenis Usaha
Pada usaha ternak ayam kampung ada dua jenis usaha yang dapat di kembangkan, yaitu ayam kampung yang dipelihara hanya sebagai pedaging dan usaha dwifungsi. Usaha dwifungsi adalah ayam yamg di manfaatkan telur dan sekaligus dagingnya bila sudah afkir.
  • Khusus Pedaging
Ayam kampung ada yang dipelihara untuk dimanfaatkan dagingnya saja. Karena tidak sampai pada permanfaatan telur, biasanya ayam kampung ini hanya dipelihara 2-3 bulan. Sesudah mencapai ukuran tertentu langsung dimanfaatkan dagingnya.

  • Dwifungsi
Lain halnya bila Anda memelihara ayam kampung secara dwifungsi, yaitu untuk diambil telurnya dan dgingnya. Ayam kampung itu dipelihara hingga 1-1,5 tahun. Apabila telur yang dihasilkan akan di tetaskan sebagai bibit maka pemeliharaan ayam betina harus dicampur dengan ayam jantan dengan perbandingan 1 jantan 8 betina. Ayam betina yang sudah tidak produktif kemudian dimanfaatkan sebagai ayam potong.
  • Memilih Bibit
Bibit merupakan titik tolak dari keberhasilan usaha ternak. Bibit yang baik dapat diharapkan mampu penghasilkan produk yang baik asalkan dipelihara dengan baik.
- Telur
Telur diambil dari induk ayam kampung. Telur sebagai calon bibit dapat diproduksi sendiri atau diperoleh dari peternak lain. Telur itu harus di tetaskan terlebihdahulu.Cara untuk menetaskan telur dalam sekala besar membutuhkan mesin tetas. Penetasan secara alami dilakukan oleh induknya dengan dierami. Lama pengeraman 21-22 hari. Adapun telur yang baik untuk bibit harus memenuhi kriteria sebagai berikut:
  1. Telur dipilih dari induk yang baik dan sehat, tidak mengidap penyakit.
  2. Bentuk telur normal, oval atau bulat lonjong, tidak cacat, dan bersih. Telur yang bentuknya telur bulat atau lonjong memiliki daya tetas rendah.
  3. Kulit mulus, tidak ada bintik atau berecak
  4. Pada ujung yang tumpul masih terdapat ruang udara, yang dapat dilihat dengan menyorotkan lampu senter keujung telur yang runcing.
  5. Telur memiliki bonot antara 35-40 gram. Telur yang berukuran kecil menghasilkan anak ayam yang berukuran kecil dan lambat pertumbuhannya. Telur yang berukuran besar biasanya memiliki daya tetas rendah.
  6. Penyimpanan telur cukup lama (lebih dari satu minggu) dapat membuat daya tetas telur rendah.
-DOC
Bibit ayam kampung dapat diperoleh dengan membeli DOC (day old chicken), anak ayam umur satu hari. Anda dapat membelinya di toko pakan, rekanan atau peternak yang menyediakan DOC.
Untuk mendapatkan DOC yang baik, Anda harus mengenali setandar DOC yang baik. Bila sudah terbiasa maka Anda tidak akan mengalami kesulitan. Seleksi anak ayam dapat dilakukan dengan menggunakan setandar  mutu sebagai berikut:
  1. Fisik tubuh padat, sehat, tidak cacat, pusar tertutup rapi, bulu halus dan baik
  2. Badan seimbang dan ukurannya seragam/sama
  3. Pantat bersih, tidak kotor, dan berwarna putih.
  4. Mata bulat, cerah dan paruh lurus.
  5. Kaki kokoh, lurus dan berminyak, dapat berdiri tegak dengan dua kaki.
  6. Geraknya lincah
  7. Nafsu makan baik.
  • Pemberian Pakan
Anak ayam, setelah masuk kandang, harus segera diberi pakan dan minum. Makan dan minum merupakan kebutuhan yang sangat vital. Pemberian pakan dan minum yang sesuai lebih baik karena akan memberikan dampak pada pertumbuhan dan produktivitasnya.
  • Perawatan
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan selama pemeliharaan. Ayam harus dirawat dengan baik, selain deberi pakan dan minum secara rutin. Adapun perawatan yang harus dilakukan adalah sebagai berikut.
  1. Untuk mencegah serangan penyakit, anak ayam divaksinasi, terutama ND-IB untuk tetelo dan gumboro. Vaksinasi untuk pencegahan penyakit ND, infeksi pernafasan, dan gumboro. Disarankan agar dilakukan vaksinasi ND-IB tetes mata sebelum umur 1 minggu, vaksin gumboro sebelum umur 2 minggu.
  2. Untuk menambah kekuatan dan daya tahan tubuh, terutama pada musim yang kurang menguntungkan, anak ayam diberi suplemen vitamin setiap minggu dengan pengaturan diberikan 3 hari berturut-turut, istirahat selama 3 hari, dan dilanjutkan 3 hari berikutnya. Dosis suplemen vitamin sesuai aturan yang tertera dalam kemasan, yaitu 0,5% dari volume air minumyang diberikan.
  • Produksi
Produksi merupakan hasil akhir usaha yang diharapkan. Untuk pemeliharaan ayam kampung ada dua jenis kegiatan sesuai pemanfaatan produknya.
  1. Ayam Pedaging : Ayam pedaging dapat dipanen hasilnya setelah dipelihara minimal selama 2 bulan. Ayam dapat dipotong untuk dimanfaatkan dagingnya.
  2. Ayam Dwifungsi : Ayam kampung mulai bertelur setelah berumur 5,5-6 bulan. Ayam kampung yang dipelihara secara khusus dapat menghasilkan 100-150 butir telur per tahun. ayam kampung dapat diafkir sebagai ayam petelur setelah 6-12 bulan masa produksi. Selanjutnya ayam tersebut dapat di manfaatkan sebagai ayam pedaging.
Baca artikel Tips sukses usaha ternak ayam kampung 

Thursday, 2 April 2015

PROSPEK USAHA AYAM KAMPUNG

Ayam merupakan jenis unggas yang dapat dimanfaatkan telur dan dagingnya untuk dikonsumsi. Bahkan bulu dan kotorannya juga dapat dimanfaatkan. Bulunya untuk kerajinan dan kotorannya untuk pupuk. Ayam termasuk unggas yang sangat mudah dipelihara, terutama ayam kampung. Ayam dapat dipelihara di mana saja, tidak membutuhkan tempat khusus, bahkan diliarkan pada siang hari juga dapat.
Prospek
Ayam kampung mempunyai prospek yang cukup bagus sehingga banyak orang mulai memeliharanya.
  • Pandangan masyarakat
Masyarakat Indonesia masih sangat menyukai ayam kampung. Mereka menganggap ayam kampung lebih unggul dibanding ayam ras. Hal itu menyebabkan masa depan ayam kampung sangatlah baik.
  • Kebutuhan protein dan gizi hewan
Manusia membutuhkan asupan protein hewani, yang salah satunya dapat dipenuhi dari telur dan daging ayam. Kandungan protein daging ayam hampir sama dengan daging sapi, dan lebih baik dari telur ayam dan susu sapi.
Ayam termasuk hewan yang berdaging putih sehingga kandungan lemaknya lebih rendah dibanding daging merah, asalkan ayam tersebut tidak diberi pakan konsentrat yang menyebabkan adanya timbunan lemak di tubuhnya.
Telur ayam kampung mengandung kalori, protein, zat besi, retinol (Vitamin A), karbohidrat, thiamin, Vitamin E, lemak omega-3, vitamin C, vitamin D, betakaroten, protein, lecihtin. Selain mengandung sumber energi juga mengandung sumber protein yang cukup tinggi. Energi dipakai untuk mengganti energi yang digunakan untuk beraktivitas dan berpikir, sedangkan protein di perlukan untuk mengganti bagian organ yang rusak.
Setiap 100 gram daging ayam kampung mengandung 74% air, 22% protein, 13 mg zat kalsium, 190 mg zat fosfor dan 1,5 mg zat besi. Juga mengandung pitamin A, vitamin C, dan E. Daging ayam selain berkadar lemak rendah, dengan asam lemak tidak jenuh, merupakan protein paling ideal bagi anak kecil, orang setengah baya dan orang lanjut usia, penderita penyakit pembuluh darah jantung dan orang yang lemah pasca sakit.
  • Kondisi daging
Daging ayam kampung memilikI teskturyang lebih kompak dan kenyal sehingga bila dimasak tidak cepat lembek. Bila diberi pakan yang baik, dagingnya tidak banyak mengandunglemak.
  • Harga di pasaran
Harga ayam kampung di pasar masih bagus. Bila di banding harga ayam ras, harga ayam kampung jauh lebih mahal. Namun bila di bandingkan dengan harga daging sapi dan kambing, harga ayam kampung masih lebih rendah, sehingga lebih terjangkau.
  •  Belum banyak diternak secara intensif
Ayam kampung belum banyak yang diternakan secara intensif dengan sekala yang relatif besar. Ada yang mengusahakan untuk menternakan namun hanya dalam sekala kecil hingga sedang.
Jadi peluang usaha ternak ayam kampung sangatlah menjanjikan untuk meraih kesuksesan.
  • Lebih mampu beradaptasi
Ayam kampung lebih mudah menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan, lebih tahan dengan perubahan lingkungan dan musim. Untuk dipelihara dengan sekala rumahan lebih cocok.
Mengenal ayam 
Ayam kampung (Gallus domesticus) sebenarnya berasal dari keturunan ayam hutan (Gellus varius-varius Linaeus). Nenek moyang ayam kampung yang sekarang diternakan belum jelas betul. Ada dugaan bahwa ayam kampung di Indonesia merupakan hasil domestikasi dari negara lain seperti china dan India.
  • Klasifikasi
Ayam kampung memiliki klasifikasi sebagai berikut;
Kingdom : Animalia
Filum      : Chordata
Kelas      : Aves
Ordo       : Galiformes
Famili     : Phasianidea
Genus     : Gallus
Sepesies : Gallus gallus 
Untuk membudidayakan ayam kampung belum ada pembedaan antara ayam kampung pedaging dengan ayam kampung petelor. Kebanyakan ayam kampung memiliki dwifungsi, sebagai ayam petelor dan ayam pedaging/sayur/potong.
Perkembangan ayam kampung di Indonesia terjadi antara sesama atau antar lokal dan belum terjadi perkawinan dengan ayam ras. Perkembangan dengan pemuliaan atau perbaikan genetik belum banyak dilakukan.
Ada beberapa jenis ayam lokal yang telah teridentifikasi masuk dalam rumpun ayam pelung, kedu, kinanten, sumatera, bekisar, sentul, nunukan, cemani, walik maleo, tukung, ayunai, melayu, tolaki, nusa penida, sedayu, olagan, merawas, alas, japer.
Ayam kampung yang sekarang kita kenal memiliki ciri khas bentuk badan cenderung ramping, tidak gemuk, tubuh agak tinggi, tegap, dada rata dengan ukuran kecil. Berat ayam kampung dewasa berkisar 1-1,6 kg, di capai pada umur 4-8 bulan.
Bulu ayam kampung tidak memiliki warna khusus, tetapi sangat bervariasi, mulai dari kemerahan, merah gelap, coklat, putih, kuning, atau kombinasi seberapa warna.

Thursday, 26 March 2015

CARA PEMELIHARAAN DAN PERAWATAN KESEHATAN KAMBING

Berdasrkn pengalaman yang ada, peternak kambing yang terjun pada sektor usaha penggemukan kambing tidak terlalu mengalami kesulitan seperti saat melakukan usaha pembibitan kambing. Hal ini juga didukung dengan waktu pemeliharaan yang relatif lebih pendek untuk usaha penggemukan kambing dibandingkan pada usaha pembibitan kambing. Karena itu, banyak peternak lebih tertarik untuk terjun ke sektor usaha penggemukan kambing karena hasilnya lebih terukur dan terproyeksi.
Namun demikian, prinsip kehati-hatian dalam setiap usaha selayaknya tetap menjadi perhatian, terlebih ternak kambing yang kita miliki berada di kandang petani desa sebagai mitra usaha. Pembekalan pedoman pemeliharaan dan perawatan kesehatan ternak kambing setidaknya merupakan hal yang wajib diberikan terlebih dahulu kepada petani desa sebelum dinyatakan siap usaha ternak kambing yang sukses.
Pembekalan tersebut mulai dari pengetahuan teknis pemberian pakan kepada ternak kambing, syarat kandang yang baik dan layak untuk penggemukan ternak kambing hingga penanganan terhadap kemunculan penyakit yang bisa saja menimpa hewan ternak kambing saat dalam masa penggemukan. Berdasarkan pengalaman, berikut adalah beberapa hal penting yang wajib diketahui sebagai pedoman pemeliharaan penggemukan kambing di tingkat petani desa:
  1. Pemnerian pakan rumput
  2. Menjaga kebersihan ternak dan kandang kambing
  3. Pemberian obat cacing secara rutin bagi ternak kambing
  4. Pertolongan pertama pada penyakit kembung perut
  5. Pertolongan pertama pada penyakit Orf
Pada usaha penggemukan kambing secara intensif, pemberian rumput sebagai salah satu jenis pakan hijauan bagi ternak kambing dari banyak referensi biasanya ditetapkan 20 % dari berat badan ternak kambing per bulannya. Hal ini berbeda dengan prinsip penggemukan ternak di tingkat petani desa yang akan memberikan pakan untuk berlaku takaran kambing sekenyangnya. Artinya selama pakan rumput tersedia dan berlimpah di lingkungan sekitar, tidak berlaku takaran pakan rumput yang diberikan untuk ternak kambing. Petani desa terbiasa mencari rumput yang akan diberikan bagi hewan ternak kambing selepas berladang atau bekerja di sawah pada waktu siang hari.
Sebenarnya prinsip petani desa dengan pemberian pakan sekenyangnya tidak salah selama rumput yang diberikan pada hewan ternak kambing memenuhi syarat pakan berkualitas. Namun jauh lebih baik jika petani desa diberikan informasi dan pengetahuan mengenai jenis-jenis pakan yang baik untuk pertumbuhan berat badan ternak kambing.
Jenis pakan yang diberikan antara lain golongan rerumputtan misalnya dari jenis rumput gajah, king gress ataupun rumput alam, golongan pakan kacang-kacangan seperti daun lamtoro, turi, daun gamal, dan kaliandra, termasuk pemanfaatan limbah pertanian seperti daun pisang, daun jagung, dadap, daun ketela pohon, daun nagka ataupun kulit kopi. Pemberian pakan ternak yang berkualitas akan sangat menunjang pertumbuhan berat badan optimal pada ternak kambing.
Kebershan kandang ternak, hewan ternak kambing, dan lingkungan sekitar kandang juga menjadi bagian penting pembekalan informasi dan pengetahuan lain yang sebaiknya disampaikan kepada petani desa. Meskipun kandang petani terbilang sederhana dari sisi bahan bangunan, bukan menjadi alasan bagi petani desa untuk tidak menjaga kebersihan kandang dan lingkungan sekitar kandang.
  1. Kandang petani desa dianjurkan berbentuk panggung. Hindari luas, cukup untuk ruang gerak ternak dengan ukuran ideal 0,5 m x 1,2 m. Kandang penggemukan juga dilengkapi tempat pakan bagi ternak kambing di bagian depan.
  2. Kotoran ternak yang ada dibagian bawah lantai kandang panggung dapat di manfaatkan oleh petani desa sebagai pupuk organik untuk lahan pertaniannya. Anjurkan petani untuk membersihkan bagian bawah lantai kandang setidaknya setiap tiga hari sekali dan membuat lubang penampungan pupuk sementara sebelum diaplikasikan ke lahan pertanian. Kandang yang kotor dan tidak terawat akan menjadi tempat bersarangnya kuman dan bakteri yang bisa menyebabkan penyakit pada hewan ternak kambing.
  3. Anjurkan petani desa untuk membuat tempat cadangan pakan rumput yang tidak langsung penyentuh tanah. Dikhawatirkan rumput yang barusaja di ambil dari kebun masih mengandung sisa airyang bisa menyebabkan penyakit kembung perut pada ternak kambing. Rumput di angin-anginkan terlebih dahulu sebelum diberikan kepada hewan ternak kambing.
  4. Berikan sekat antar tiap kandang kambing. Karakteristrik domba garut yang agresif menjadikan seringkali domba beradu tanduk dengan domba jantan lain yang ada pada kandang. Kandangpun harus kokoh walaupun berbahan baku sederhana karena salah-salah bisa roboh dengan tandukan domba.
  5. Ukuran kandang penggemukan kambing juga jangan terlampau luas, cukup untuk ruang gerak ternak dengan ukuran ideal 0,5 m x 1,2 m. Kandang penggemukan juga dilengkapi tempat pakan bagi ternak domba di bagian depan.
  6. Kandang tidak harus mewah, namun desagin kandang sebaiknya memberikan kenyamanan dan ke amanan bagi ternak kambing. Kandang ibarat rumah bagi ternak kambing agar dapat beristirahat, terlindungi dari terik sinar matahri dan juga air hujan.
Selain kebersihan kandang dan lingkungan sekitar kandang, kebersihan ternak kambing juga harus tetap terjaga. 
Cara menjaga kebersihan antara lain dengan memandikan ternak kambing, mencukur bulu kambing yang sudah terlampau gimbal, hingga perawatan dengan memotong kuku kambing. Kebersihan kandang dan hewan ternak kambing yang tidak terjaga akan menimbulkan banyak penyakit. Salah satu penyakit yang ditakuti oleh peternak kambing penggemukan adalah penyakit acing.
Hewan ternak kambing yang terkena serangan penyakit cacing tentunya akan sulit untuk dapat mencapai pertumbuhan berat badan yang optimal. Penyakit cacing juga bisa disebabkan oleh waktu pengaritan pakan rumput terlampau pagi sehingga menyebabkan telur atau larva cacing masih berada dibagian atas rumput ketika di konsumsi oleh ternak kambing. Tindakan pencegahan berupa pemberian obat cacing secara rutin bagi ternak kambing penggemukan sebaiknya dilakukan sesuai ternak yang di anjurkan yang tercantum pada obat cacing.
Kembung perut adalah sejenis penyakit lainnya yang biasa terjadi pada usaha penggemukan kambing. Penyakit ini di sebabkan oleh kondisi kandang yang terlampau lembab atau karena pemberian pakan rumput yang masih terlampau basah pada ternak kambing. Menurut sumber situs badan penyuluhan dan pengembangan sumber daya manusia pertanian, kembung perut biasa menyerang ternak domba pada suhu lingkunga yang dingin dan tiupan angin yang mengandung air atau embun.
Saat udara dingin, ternak domba akan berusaha menjaga panas tubuh dengan memperbanyak makan. Akibatnya aktifitas mikrobia rumen meningkat dan akhirnya menimbulkan gelembung-gelembung gas atau kembung perut yang di awali dengan tanda-tanda perut sebelah kiri ternak kambing bertambah besar dan bila di pukul dengan jari berbunyi seperti gendang. Ternak kambing terlihat gelisah dan tidak tenang karena tidak dapat mengeluarkan gas dari perutnya. Nafsu makan ternak kambing pun semakin menurun dan bahkan tidak mau makan sama sekali. Nafas ternak domba semakin cepat karena sekat rongga badan terdesak rumen dan ruang gerak paru-paru menjadi terbatas. Bila sudah parah, ternak domba tidak dapat bangun dan jika tidak secepatnya mendapatkan pertolongan, kambing dapat mengalami kematian.
Tindakan pengobatan untuk ternak kambing yang terserang kembung perut adalah ternak domba di keluarkan dari kandang dan di paksa berjalan untuk membantu keluarnya gas dari rumen. Ternak kambing di usahakan agar tetap berdiri dengan kaki bagian depan lebih tinggi. Perut di bagian kiri di urut-urut sambil ditekan supaya gas dapat keluar. Ternak domba diberikan minum berupa campuran minyak angin dan air hangat dengan takaran 10 tetes minyak angin dicampur dengan 1 gelas air hangat untuk kemudian segera menghubungi dokter hewan ataupun petugas dinas peternakan setempat.
Selain kembung perut, jenis penyakit lainnya yang sangat di takuti oleh petrnak penggemukan kambing adalah penyakit Orf atau penyakit dakangan/bengoren sebagai jenis penyakit yang sangat menular. Jika penyakit ini menyerang ternak kambing, maka akan muncul lepuh menyerupai luka terutama pada kulit bibir dan di sekitar leher ternak kambing. Nafsu makan ternak kambing pun akan menurun jika penyakit ini menyerang karena ternak domba kesulitan untuk makan akibat luka lepuh yang ada. Kondisi ini akan berdampak menurunnya berat badan ternak kambing tentunya hingga termasuk resiko kematian ternak.
Penyakit Orf pun dapat menular pada manusia. karena itu, jika petrnak akan membersihkan lepuh luka Orf yang ada pada ternak kambing, di anjurkan untuk menggunakan sarung tangan dan pipet seteril yang selanjutnya di bakar setelah lepuh luka Orf di bersihkan dari ternak kambing. Orf yang sudah di bersihkan dan ternak kambing yang sembuh dari penyakit ini tidak akan terserang lagi di karenakan telah terbentuk kekebalan pada ternak kambing.







Thursday, 19 March 2015

TIPS SUKSES TERNAK KAMBING

Pemilihan Bibit Yang Berkualitas 
Para pelaku usha penggemukan kambing sering berkeluh-kesah karena harga bakalan kambing kurban terus mengalami kenaikan baik di tingkat petani desa ataupun pelaku usaha pembibitan ternak kambing. Demikian juga di tahun 2015. Benarkah kenaikan bakalan kambing kurban dihubungkan dengan kenaikan harga daging sapi?
Berikut adalah ilustrasi perhitungannya dengan coba mengonversikan antara harga berat kilogram karkas kambing bakalan kurban pada saat akhir penggemukan terhadap ternak kambing bakalan kurban berat 20 kilogram dan mengacau pada nilai satu dinar. 
Dalam jurus penentuan harga kambing kurban berdasarkan dinar, kenaikan harga kambing kurban pada tiap tahunnya tidak berhubungan dengan kenaikan harga daging sapi. Terlebih dengan harga berlaku di atas, konsumen kambing kurban telah dapat menikmati layanan hantaran kambing kurban sampai tempat seperti yang banyak di tawarkan oleh peternak penyelanggara kambing kurban. Harga kambing dalam setiap penyelanggaraan ibadah kurban belum pernah mengalami penurunan sejalan dengan kecenderungan koin dinar yang selalu naik untuk jangka panjang.
Semngat dan kekompakan antar peternak untuk menjual kambing kurban senilai satu dinar pada setandar berat tertentu antara 30 hingga 35 kilogram akan lebih memberikan keuntungan pasti bagi peternak dan mengurangi efek fisikologis terkait perubahan nilai uang kertas pada sisi konsumen.
Perhtungan produksi karkas kambing kurban di atas berlaku untuk jenis hewan ternak kambing garut berdasarkan pengalaman yang ada. produksi karkas kambing garut rata-rata 50 % dari berat hidupnya. Untuk menjamin pencapaian berat badan akhir hewan ternak kambing yang di inginkan peternak dalam target periode waktu penggemukan, pemilihan bibit kmbing yang berkualitas merupakan jurus kedua, di di samping faktor pakan dan pemeliharaan.
Bersuber dari balai pengajian Teknologi pertanian (BPPT) Jawa Barat tentang teknologi penggemukan kambing, untuk pemilihan kambing bakalan penggemukan, pilihlah ternak kambing sebagai bibit kambing bakalan yang tidak terlampau gemuk ataupun terlampau kurus, tetapi memiliki ukuran rangka tubuh cukup baik sebagai gambaran volume isi.
Ternak kambing yang memiliki ukuran rangka tubuh baik adalah ternak kambing yang memiliki badan panjang dan besar, punggung rata, lurus dan lebar, berbulu halus, tidak berbulu kasar maupun gimbal serta susunan struktur gigi ternak kambing belum tanggal atau belum tumbuh gigi dewasa.
Warna putih umumnya menjadi warna favorit konsumen ternak kambing saat perayaan kurban. Karena itu jika memungkinkan, warna warna putih sebaiknya menjadi warna dominan saat dilakukan sleksi dan pembelian kambing bakalan untuk penggemukan kurban walaupun kondisi ini terbilang sulit untuk dilakukan.
Tentang usaha penggemukan kambing utamanya terletak pada kemampuan peternak dalam melakukan sleksi bakalan kambing penggemukan yang berkualitas. Pemeliharaan dan perawatan ternak kambing akan sia-sia jika kambing yang digemukan bukan merupakan kambing bakalan berkualitas sehingga target pertumbuhan berat badan ternak tiap bulan pun sulit untuk tercapai. Kerugianpun akan dialami oleh peternak dalam menjalankan usaha penggemukan kambing. Idealnya, dalam usaha penggemukan kambing tercapai target pertumbuhan berat badan ternak minimal 2 kilogram per bulan.
Kambing atau domba garut sebagai bibit domba bakalan usaha penggemukan memiliki berat awal sekitar 20 kilogram umumnya berusia 6 hingga 7 bulan dan belum mengalami tanggal gigi atau tumbuhnya gigi dewasa. Berdasarkan setudi literatur yang ada, usia ternak kambing/domba garut antara 6 hingga 7 bulan dianggap sebagai usia puncak pertumbuhan. Pertumbuhan ternak pada uisa ini akan maksimum hingga ternak memasuki masa pubertas yang selanjutnya pertumbuhan ternak akan melambat.
Beberapa faktor yang memengaruhi laju pertumbuhan berat badan dan perkembangan rangka hewan ternak kambing adalah manajemen pemeliharaan yang diterapkan, pakan ternak yang diberikan guna memenuhi kebutuhan nutrisi hewan ternak kambing, kesehatan, iklim dan cuaca, serta faktor bangsa kambing.


 

Thursday, 12 March 2015

CERITA SUKSES PETERNAK AYAM PETELOR

Saya pernah bertemu dengan pak haji seorang peternak yang sukses, beliau sudah menghasilkan 9 jta perharinya, Subhanallah sangat luar biasa berarti penghasilan pak haji perbulannya sebesar Rp 270,000,000 sangat mengiurkan bukan? Dan pasti Anda juga kepingin penghasilan seperti pak haji!!!!!
Tapi kita jangan melihat sekarang pak haji yang sudah sukses, kita harus melihat kebelakang di waktu membangun usaha ternak ayam tersebut.
Awalny pak haji adalah seorang yang biasa-biasa saja seperti kita bukan dari golongan orang yang punya bahkan beliau dulunya sebagai pedagang sayuran keliling, Penghasilan beliau dulunya cuman 20000 per harinya kata pak haji, pak haji selalu menyisihkan uang daganganya tersebut.
Singkat cerita pak haji sudah bisa membeli ayam petelur sebanyak 25 ekor, dari mulai 25 ekor pak haji mempelajari cara ternak ayam petelur yang baik, dia selalu mencatat apa yang sudah dia alamin selama menjadi peternak tersebut, jatuh bangun dia selalu oftimis dengan apa yang dia dambakan selama ini.
Sampai saat ini pak haji sudah mempunyai 100 ribu ekor ayam petelur dari mulai 25 ekor tersebut, dan beliau juga sudah banyak mitranya bahkan 100 mitra bahkan lebih.
Beliau selalu berpesan : Jangan mudah putus asa dalam membangun sebuah usaha, Jangan takaut dengan adanya resiko atau keggalan karena hal tersebut yang bisa membuat kita mendekati kesukSESAN.

HIDUP TAK SELAMANYA BERJALAN MULUS
BUTUH_batu kerikil_ supaya kita BERHATI-HATI
BUTUH_semak berduri_ supaya kita WASPADA
BUTUH_Pesimpangan_ supaya kitaBIJAKSANA dalam MEMILIH
BUTUH_Petunjuk jalan_ supaya kita punyaHARAPAN tentang arah masa depan
Butuh MASALAH supaya kita tahu kita punya KEKUATAN
BUTUH_Pengorbanan_ supaya kita tahu cara BEKERJA KERAS
BUTUH _airmata_ supaya kita tahu MERENDAHKAN HATI
BUTUH_dicela_ supaya kita tahu bagaimana cara MENGHARGAI
BUTUH_tertawa n senyum_ supaya kita tahu MENGUCAPKAN SYUKUR
BUTUH_Orang lain_ supaya kita tahu kita TAK SENDIRI
Jangan selesaikan MASALAH dgn mengeluh, berkeluh kesah, dan marah Selesaikan saja dgn sabar, bersyukur, dan jangan lupa TERSENYUM
Teruslah MELANGKAH walau mendpt RINTANGAN
Jangan takut Saat tidak ada lg tembok utk bersandar masih ada lantai utk bersujud
Perbuatan baik yg paling sempurna adalh perbuatan baik yg tidak terlihat Namun.. Dpt dirasakan hingga jauh kedlm relung hati
"Jangan menghitung apa yg hilang namun hitunglah apa yg tersisa"
Sekecil apapun penghasilan kita, pasti akan cukup bila digunakan utk Kebutuhan Hidup.
Sebesar apapun penghasilan kita, pasti akan kurang bila digunakan utk Gaya Hidup
Tidak selamanya kata-kata yg menyakitkan itu salah.Hidup ini terlalu singkat lepaskan mereka yg menyakitimu, sayangi mereka yg peduli padamu. Dan berjuanglah utk mereka yg berarti bagimu
Bertemanlah dg semua org, tapi bergaulah dg org yg berintegritas dan mempunyai nilai hidup yg benar, krn pergaulan akan mempengaruhi cara hidup kita dan masa depan kita.

Baca juga Tips Sukses Usaha Ternak Ayam Kmpung

Saturday, 3 May 2014

PELUANG USAHA SAMPINGAN

Kali ini rumah peternakan akan mengulas tentang peluang usaha sampingan. Sebenarnya usaha sampingan sangatlah banyak tetapi kali ini rumah peternakan akan membahas tentang usaha sampingan budidaya gurami, usaha budidaya gurami sangatlah mudah dilakukan untuk usaha sampingan atau usaha sepenuhnya karena dengan adanya budidaya gurami tidak memerlukan waktu yang sangat banyak, bisa dilakukan oleh karyawan atau pekerja kantoran. Karena budidaya gurami ini sangatlah mudah di jalankan oleh berbagai kalangan, Jika Anda ingin memulai usaha di bidang budidaya gurami syarat-syarat yang anda harus jalankan sebagai berikut :
Pertama Anda harus pelajari dahulu trik-trik budidaya gurami, gali informasinya dengan membaca buku, bertanya kepada orang yang sudah pengalaman di bidang budidaya gurami, dan seperti yang Anda lakukan sekarang dengan media blog yang menjelaskan tentang budidaya gurami.
Untuk pemula yang mau usaha di bidang budidaya gurami Anda harus menentukan dahulu apakah anda akan usaha di bidang pembesaran atau pembibitan. Kali ini rumah peternakan akan mengulas tentang usaha budidaya gurami pembibitan.
 Jika Anda pemula sebaiknya Anda membeli telur gurami dahulu jangan memijahkan karena untuk mempersingkat waktu. Perlakuan untuk telur gurami Anda sebaiknya menyimpan di dalam bak sampai 7 hari, dan di simpan di tempat yang aman yang tidak bisa di peroleh oleh predator-predator seperti semut, cicak, kucing dan dll. dan rutin untuk mengganti airnya agar telur gurami tersebut tidak banyak yang mati dikarenakan kotornya atau baunya air tersebut, jika ada yang mati cepatlah di ambil dan di buang agar tidak mempercepat perubahan air. cara untuk membersihkan minyak di dalam air dengan menggunakan koran, pertama koran sobek dahulu dengan ukuran yang biasa yang penting bisa masuk ke dalam bak, kemudian masukan pelan-pelan dan di angkat kembali.

Jika sudah mencapai 7 harian telur tersebut sudah berbentuk ikan dan hidup seperti gambar di atas. Setelah berumur 7 hari kemudian kita pindahkan ke kolam terpal/plastik. cara pembuatan kolam terpal atau plastik sudah di jelaskan sebelumnya.


Sebelum telur/larva tersebut di pindahkan ke dalam kolam plastik, Anda harus persiapkan dahulu. isi Airnya 3 hari sebelum larva tersebut di pindahkan ke dalam kolam plastik. Dikarenakan agar air tersebut sudah seteril dan tidak mengandung penyakit, jika sudah siap maka pemindahan larva bisa Anda lakukan.
Setelah gurami tersebut sudah ada dalam kolam plastik tersebut, maka Anda harus memberi makanannya, makanan gurami/larva gurami bisa menggunakan cacing sutra atau bisa di bilang cacing rambut tergantung daerah masing-masing menyebutnya. Pemberian pakan dengan menggunakan cacing sampai berumur 1 bulanan, dan seterusnya Anda misa menggunakan pakan PSC dari pasar atau penyedia pakan ikan di daerah Anda.
Saya akan jelaskan persentasenya, biasanya saya membeli telur gurami dengan harga Rp 100.000 dengan jumlah rata-rata dalam satu sarang gurami sekitar 6000 butir telur gurami, dan pembuatan kolam terpal dan plastik saya mengeluarkan modal sekitar 200.000, itu juga jika kita yang bikinya dan jika kita memburukan kepada orang lain mungkin tinggal tambah biaya untuk membayar pegawai tersebut. dan selama 1 bulan biasanya menghabiskan pakan sebesar Rp 300.000 an jadi total untuk usaha di bidang budi daya gurami tersebut Rp 600.000. biasanya dalam satu bulan bisa mencapai besar ukuran 1cm dengan harga jual biasanya 400-500 rupiah. Jadi 6000 ekor x Rp 500 = Rp 3,000,000 di kurangi biaya yang di atas sebesar Rp 600,000 jadi total bersihnya Rp 2.400.000 Lumayan sebagai usaha sampingan.
Jika Anda kepingin usaha budidaya gurami sebagai pokok usaha Anda, Anda tinggal memperbanyak kolam plastiknya dan perbanyak membeli telur guraminya tinggal anda kalikan saja, jika Anda mempunyai 4 kolam terpal atau plastik berarti 2.400.000 dikalikan empat kolam tersebut jadi Anda akan mendapatkan sebesar Rp 9.600.000 dalam jangka kurang lebih satu bulanan.Sangat luar biasa bukan.
Tapi Anda juga peru mengingat karena semua usaha tidak selamanya menguntungkan pasti ada kerugiannya atau bisa di bilang resikonya, karena dari itu Anda harus bertanya atau mencari pengetahuan tentang budidaya gurami tersebut dengan berbagai macam cara seperti kumpulan dengan orang orang yang sudah lama di bidang budi daya gurami, baca di bukuku, atau seperti yang Anda lakukan sekarang membaca dari media-media blogger yang menjelaskan tentang budidaya gurami.
Sekian dan terimakasih semoga ada manfaatnya bagi pembaca blog ini. Dan sukses selalu bagi yang mau budidaya gurami.
Jika ada pertanyaan anda bisa berkomentar di bawah ini atau bisa langsung hubungi saya di No hp yang tercantum di atas.